Kenali Lebih Dekat Penyakit Difteri Agar Bisa Dicegah Dan Ditangani Dengan Tepat.

Posted on

Seperti apakah cara penularan penyakit difteri?

Melalui kontak langsung atau kontak jarak dekat dengan penderita adalah cara penularan penyakit difteri . Pada saat penderita batuk atau bersin percikan cairan atau lendir yang bertebaran di udara dan akan terhirup oleh orang lain.
Benda-benda yang sudah terkontaminasi oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae adalah menjadi sumber penularan apabila terjadinya kontak dengan benda tersebut. Sebagai cotohnya sapu tangan / handuk bekas pakai penderita, atau benda lainnya yang bisa menjadi alat perpindahan bakteri difteri dari satu orang kepada lainnya.
Melalui kontak langsung pada borok Difteri juga bisa ditularkan, walaupun hal ini kasus yang langka, akan tetapi hal ini bisa terjadi apabila menyentuh borok penderita maka ada risiko orang tersebut akan tertular penyakit yang sama.

Baca Juga ini :  Ada Beberapa Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Penyakit Difteri

 

Bagaimana antisipasi apabila ada salah satu anggota keluarga terkena difteri, agar tidak menular ke yang lainnya?

Hal inilah yang perlu dilakukan agar tidak menulari yang lainnya:
1. Segeralah periksakan ke dokter Jika salah seorang anggota keluarga mengalami gejala yang mirip gejala-gejala awal terkena penyakit difteri seperti disebutkan di atas,jangan ditunda-tunda.
2. Diusahan hindari kontak secara langsung dengan penderita difteri, dan juga kontak dengan barang-barang bekas pakai penderita seperti sapu tangan atau handuk, sampai penderita mendapatkan pengobatan & benar-benar sembuh.
3. Jika ada salah seorang anggota keluarga terkena difteri, maka dari itu seyogyanya anggota keluarga lainnya juga harus menjalani pemeriksaan. Karena ada risiko terinfeksi.
4. Amankan barang-barang bekas pakai penderita, & bersihkan dengan antiseptik hingga benar-benar bersih & steril.
5. Selalu menjaga kebersihan diri & lingkungan.
6. Biasakan selalu mencuci tangan dengan sabun antiseptic sebelum makan.
7. Rajin berolahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh, makan-makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan rutin konsumsi suplemen vitamin terutama vitamin C.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *