Kenali Lebih Dekat Penyakit Difteri Agar Bisa Dicegah Dan Ditangani Dengan Tepat.

Posted on

 

Dengan Cara apakah penyakit difteri dapat dicegah?

Dengan melakukan Imunisasi DPT yang mana merupakan program wajib dari pemerintah Indonesia adalah cara mencegah penyakit difteri. Imunisasi ini mencakup pemberian vaksin difteri, pertusis, dan tetanus.
Dapat dikatakan ini adalah cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit difteri adalah dengan memastikan setiap anak pada setiap daerah mendapatkan imunisasi DPT lengkap.
Pemberian vaksin DPT di Indonesia, dilakukan 5 kali yakni saat anak berusia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, satu setengah tahun, & lima tahun.
Perlindungan tambahan bisa juga diberikan booster dengan vaksin bernama Tdap/Td pada usia 10 tahun & 18 tahun. Vaksin ini bisa berikan ulang setiap rentang waktu 10 tahun.

 

Bagaimana caranya mengobati penyakit difteri?

Harus segera mendapatkan pengobatan oleh dokter apabila anak yang terserang difteri .
Dengan menetralisir racun exotoxin, serta mematikan bakterinya adalah cara pengobatan yang dilakukan terhadap pasien difteri . Dan hal ini dilakukan dengan pemberian antitoksin difteri & antibiotik seperti erythromycin/penicillin.
Agar tidak menyebarkan bakteri difteri kepada orang lai, penderita difteri juga harus di isolasi .
Setelah pemberian antitoksin dan antibiotik difteri, keadaan pasien akan mulai membaik kira-kira dalam rentang waktu sekitar 2 hari .
Pemeriksaan kembali akan dilakukan oleh dokter untuk memastikan apakah bakteri difteri sudah benar-benar tidak lagi menginfeksi tubuh pasien. Dan apabila sudah bersih maka pasien dapat dinyatakan sembuh.

Ini Juga Perlu Anda Ketahui :   Ciri Dan Gejala Penyakit Difteri

 

Silahkan dishare artikel ini kepada orang-orang terdekat Anda. Bantu mereka mengenali penyakit difteri agar bisa melakukan tindakan pencegahan & penanganan yang tepat dan efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *