Ciri Dan Gejala Penyakit Difteri.

Posted on

 

Apa yang dimaksud dengan penyakit Difteri ?

Penyakit difteri yaitu penyakit menular yang menyerang bagian selaput lendir atau mucus dalam tenggorokan & hidung, yang diakibatkan oleh infeksi jenis bakteri Corynebacterium Diphtheriae .
Difteri termasuk kategori salah satu infeksi berbahaya yang bisa berujung pada kematian apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat.Dalam kondisi tertentu, difteri juga dapat menyerang kulit.

 

Tanda-tanda dan gejala difteri pada orang dewasa.

Biasanya gejala awal difteri bagi orang dewasa sering dirasakan sebagai sakit tenggorokan yang biasa saja.
Akan tetapi harus Anda ketahui apabila sakit tenggorokan yang diakibatkan difteri ini mempunyai ciri-ciri yang sangat khas, yaitu biasanya akan diikuti dengan demam dan tenggorokan menjadi bengkak.
Demamnya tidak terlalu tinggi tetapi akan membuat badan terasa panas dan dingin ( menggigil). Dalam beberapa hari juga akan terlihat adanya selaput putih pada bagian dalam tenggorokan di dekat amandel & pangkal lidah.
Pada saat penyakit difteri lagi mewabah seperti pada saat ini,tidak ada salahnya kita lebih waspada. Segera periksakan ke dokter, apabila mulai dirasakan sakit pada tenggorokan yang disertai dengan demam.
Karena pada Orang dewasa pun bisa berpotensi sebagai pembawa kuman bakteri difteri. Jadi walaupun mereka tidak mengalami sakitnya, tapi mereka berpotensi dalam menularkan difteri ini terhadap orang lain yang belum diimunisasi.

 

Berikut beberapa gejala lanjutan penyakit difteri.

Ciri atas seseorang terkena penyakit difteri yang lebih lanjut adalah:
• Tubuh menjadi lemas.
• Sesak napas.
• Mengalami pembengkakan pada limfa atau kelenjar getah bening. Dapat dilihat dari leher yang membengkak.
• Batuk keras.
• Mengalami pilek yang berangsur-angsur semakin parah, bahkan disertai dengan mengeluarkan ingus yang   bercampur darah.
• Mengalami gangguan pada penglihatan.
• Kesulitan bicara.
• Kerusakan otot jantung.
• Kerusakan saraf dan otak.
• Kematian.

Bakteri difteri ini mempunyai kemampuan untuk memproduksi racun yang bisa terbawa ke dalam aliran darah & menyebar ke berbagai organ di dalam tubuh.
Bisa terjadi dampak atau akibat yang sangat fatal manakala racun ini masuk ke dalam jantung & sistem saraf.
Otot-otot jantung akan rusak apabila racun ini sudah mualai masuk ke dalam bagian jantung, sehingga akan menyebabkan si penderita mengalami gagal jantung & berujung pada kematian.
Dan sesak nafas/ kesulitan dalam bernafas pun akan terjadi apabila racun difteri ini merusak saraf sistem pernapasan,sehingga gagal napas yang akan berujung pada kematian juga.
Difteri ini juga bisa berdampak atau menyerang bagian pada kulit. Si penderita difteri jenis ini, akan mengalami borok pada kulit yang bisa menyebabkan kulit menjadi bolong.

 

Baca juga :   Ada Beberapa Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Penyakit Difteri

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *